Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun untuk 2027, Fokus Beli Kendaraan Listrik dan Pengamanan Pemilu 2029

- Kamis, 18 Juni 2026 | 01:50 WIB
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun untuk 2027, Fokus Beli Kendaraan Listrik dan Pengamanan Pemilu 2029

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 Triliun untuk 2027, Termasuk Beli Kendaraan Listrik

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyatakan bahwa pagu indikatif anggaran tahun 2027 sebesar Rp118 triliun masih belum mencukupi kebutuhan operasional ideal institusi. Untuk menutupi kekurangan tersebut, Polri telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun kepada Komisi III DPR.

Dalam pemaparan di hadapan Komisi III DPR, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa kebutuhan ideal Polri untuk tahun 2027 mencapai Rp184 triliun. Angka ini meningkat dari perhitungan awal Rp178 triliun setelah mempertimbangkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS.

"Dengan begitu, kalau dibandingkan dengan pagu indikatif tahun anggaran 2027, masih ada kekurangan Rp66,1 triliun," jelas Wakapolri dalam rapat di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR MPR DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 17 Juni 2026.

Tiga Sektor Prioritas Tambahan Anggaran Polri

Kekurangan anggaran tersebut rencananya akan dialokasikan ke dalam tiga sektor utama:

1. Belanja Pegawai (Rp4,5 Triliun)

Alokasi ini diprioritaskan untuk pemenuhan perubahan batas usia pensiun, kenaikan remunerasi 80 persen, pemenuhan kekurangan gaji rutin dan tunjangan, serta rencana intake Polri untuk tahun anggaran 2027.

2. Belanja Barang (Rp20,9 Triliun)


Halaman:

Komentar