"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak kepolisian karena pelaku sudah berhasil ditangkap di Majalaya," ujar Apip Shandy, Kamis (25/6/2026).
Namun, rasa syukur itu tak mampu membendung rasa sakit hati keluarga melihat kondisi fisik Yuvita yang cacat seumur hidup. Dengan nada bergetar, Apip menuntut hukum qisas atau keadilan yang sepadan dengan apa yang diderita sang adik.
"Kendati demikian, saya meminta sepasang mata tersangka Taufik Hidayat itu sebagai ganti mata adik saya yang sekarang sudah tidak bisa melihat lagi," katanya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri