"Wasit itu memang datang untuk merugikan kami. Mereka tidak akan membiarkan kami menang dengan skor 2-0 melawan Argentina," tambahnya dengan nada kecewa.
Ia juga menuding turnamen ini sudah diatur sejak awal. "Turnamen ini sudah di-setting. Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Mesir. Kami ingin membuat mereka bahagia, tapi hari ini kami tidak mampu melakukannya."
"Hanya Tuhan yang tahu yang sebenarnya terjadi. Semua ini sudah di luar kendali kami. Sepertinya turnamen ini memang sudah diatur. Untuk masyarakat Mesir, terima kasih atas dukungannya. Kami bangga dengan kalian. Selamat kepada Argentina atas Piala Dunia mereka," pungkas Mostafa Ziko.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri