MULTAQOMEDIA.COM - Hotman Paris Hutapea mengaku tidak mengharapkan uang dari Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang kini terjerat dugaan kasus korupsi. Alasannya membela Febrie karena merasa miris dengan situasi yang terjadi.
Awalnya, Hotman mengaku sempat berpikir bahwa Presiden Prabowo Subianto mengetahui proses hukum yang dilakukan Polri terhadap Febrie. Namun, belakangan ia menyatakan bahwa presiden tidak mengetahui adanya operasi yang berujung pada penetapan tersangka terhadap kliennya.
Padahal, jasa Febrie dalam mengembalikan kerugian keuangan negara sangat besar. Menurut Hotman, belum pernah sepanjang sejarah Kejaksaan Agung bisa mengembalikan Rp 430 triliun. Hanya saat Febrie bertugas di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), hal tersebut berhasil dicapai.
"Saya merasa ko presiden digituin padahal belum ada zaman dulu pun, sejak dari SBY, Jokowi, Kejaksaan (mengembalikan) ratusan triliun masuk ke kas negara. Belum lagi transfer pricing bisa ribuan triliun. Siapa yang melakukan itu? Jampidsus Febrie. Kok kenapa langsung lebih rendah dari pencuri ayam," sesal Hotman.
Pernyataan itu disampaikan pengacara kondang tersebut usai mendampingi Febrie menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Jumat malam (17/7). Hotman menegaskan bahwa dirinya merasa miris dan terpanggil untuk membela Febrie semata-mata demi menjaga marwah Presiden Prabowo, bukan karena mengharapkan imbalan uang.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri