MUNDUR DARI KEPALA BGN, HARTA KEKAYAAN NANIK S DEYANG CAPAI RP 6,3 MILIAR
Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 22 Juli 2025. Keputusan mengejutkan ini diambil karena alasan kesehatan, di mana Nanik harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7) saya berangkat," tulis Nanik dalam unggahan di akun media sosial Facebook miliknya.
Meskipun mundur dari posisi puncak BGN, Nanik mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawasi program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini menunjukkan kepercayaan tinggi dari presiden terhadap kapasitas dan dedikasinya.
"Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," jelasnya.
Rincian Harta Kekayaan Nanik S Deyang Tembus Rp 6,3 Miliar
Di tengah pemberitaan pengunduran dirinya, sorotan juga tertuju pada total harta kekayaan Nanik S Deyang yang mencapai angka fantastis. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Nanik memiliki total kekayaan senilai Rp 6.303.290.605 atau sekitar Rp 6,3 miliar.
Laporan tersebut disampaikan saat ia pertama kali menjabat di Kabinet Merah Putih sebagai Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) pada 17 Januari 2025.
Artikel Terkait
Hotman Paris Buka Suara Soal Laporan PWI: Tegaskan Tak Pernah Hina Wartawan
Kepala BGN Mundur karena Stres Berat, Trauma Kelola Anggaran Rp229 Triliun Picu Sakit Jantung
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Ketiga Tuntut Ganti Rugi Rp210 Juta, Sidang Perdana Digelar PN Jaksel
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Tawarkan Jabatan Baru