MULTAQOMEDIA.COM – Pengamat politik Indra Jaya Piliang menilai maraknya pembangunan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta, Tangerang, dan Bekasi mencerminkan menurunnya kepercayaan pelaku usaha terhadap kemampuan aparat keamanan, khususnya Kepolisian, dalam mengantisipasi situasi darurat keamanan.
Pandangan tersebut disampaikan Indra melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya yang menyoroti tren pengamanan fisik di berbagai kawasan komersial. Menurutnya, keberadaan pagar-pagar tinggi itu bukan sekadar pembatas area, melainkan simbol kekhawatiran para pengelola mal terhadap potensi gangguan keamanan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
"Fenomena pagar tinggi untuk mal-mal di kawasan Jakarta-Tangerang-Bekasi adalah bukti betapa para pengelola mal-mal itu sudah tak lagi percaya kepada aparatur keamanan, jika keadaan darurat datang," tulis Indra, Minggu (2/8/2026).
Ia menegaskan bahwa ancaman yang dimaksud bukan berasal dari aksi demonstrasi atau masyarakat miskin perkotaan. Indra justru menyebut adanya potensi gangguan dari kelompok perusuh yang digerakkan oleh pihak-pihak tertentu.
Artikel Terkait
KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Sumenep: 41 Penumpang Hilang, 5 Meninggal Dunia
Video Skena Coolmax Ori Baju Hitam Viral di TikTok: Cewek Berhijab Bikin Netizen Penasaran
Pramono Anung Minta Pagar Pengaman di Gedung Jakarta Segera Dibongkar: Kekhawatiran Berlebihan Tak Perlu
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Preventive Strike Antisipasi Demo 31 Agustus di Jakarta