Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya angkat bicara terkait viralnya unggahan di media sosial Threads yang memperlihatkan komentar kurang empati dari sejumlah dokter terhadap pasien BPJS. Dalam unggahan tersebut, pasien yang menjadi bahan perbincangan dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya harus menunggu lama untuk mendapatkan kamar perawatan.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan keprihatinannya atas komentar para tenaga medis yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap pasien dan keluarganya. Menurutnya, sikap tersebut bertentangan dengan nilai profesionalisme yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap tenaga kesehatan.
"Kami mengimbau agar semua pihak mengedepankan empati dan komunikasi yang baik dalam menyikapi setiap peristiwa yang terjadi di masyarakat," ujar Aji dalam keterangannya pada Rabu (5/8). Ia menegaskan bahwa hal ini merupakan bagian integral dari profesionalisme tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri