Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian besar warga di kawasan pesisir memilih untuk segera mencari tempat yang lebih tinggi. Langkah antisipasi ini diambil sebagai respons atas peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pasca gempa besar di NTT.
Kepanikan warga semakin meningkat setelah BMKG resmi mengumumkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, termasuk Sulawesi Tenggara. Perairan Sultra menjadi salah satu zona yang masuk dalam daftar waspada dengan potensi ketinggian gelombang tsunami diperkirakan mencapai 0,5 meter.
BMKG mengimbau seluruh masyarakat yang berada di kawasan pesisir untuk tetap tenang, tidak panik, dan senantiasa mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah. Warga juga diminta untuk segera menjauhi garis pantai jika menerima instruksi evakuasi serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri