Demo Kejagung: Massa Desak Sukanto Tanoto Diadili dalam Kasus Korupsi Toba Pulp Lestari
MULT AQOMEDIA.COM - Gelombang aksi demonstrasi besar terjadi di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, pada Jumat (21/8/2026). Sejumlah massa yang tergabung dalam Pegiat Aktivis Lingkungan Hidup (Palhi) menutup akses jalan sebagai bentuk protes dan kekecewaan yang mendalam. Aksi ini menjadi sorotan publik karena menyangkut kasus dugaan korupsi besar yang melibatkan perusahaan raksasa.
Aksi Tutup Jalan dan Tuntutan Massa
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa membawa poster-poster besar dengan tulisan tegas bertuliskan 'Adili Sukanto Tanoto'. Aksi penutupan jalan ini sempat menyebabkan arus lalu lintas (lalin) di sekitar kawasan Kejagung mengalami kemacetan panjang. Namun, setelah orasi dan penyampaian tuntutan, massa akhirnya mundur secara tertib sehingga arus lalu lintas kembali normal dan lancar.
Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi yang menyoroti kasus dugaan korupsi transfer pricing PT Toba Pulp Lestari (TPL) kepada entitas perusahaan pada periode 2008-2025 ini masih terus berlangsung. Aksi ini merupakan puncak dari kekhawatiran publik terhadap penegakan hukum di sektor kehutanan dan perpajakan.
Kronologi Kasus: Dua ASN Ditetapkan sebagai Tersangka
Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengambil langkah tegas dengan menetapkan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai tersangka. Penetapan ini terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi transfer pricing yang dilakukan oleh PT Toba Pulp Lestari (TPL). Kasus ini berfokus pada aktivitas ekspor bubur kertas oleh PT TPL ke perusahaan afiliasinya selama kurun waktu 2008 hingga 2025.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri