MULTAQOMEDIA.COM - Wacana pengenaan pajak penghasilan terhadap pekerja seks komersial (PSK) kembali menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat setelah muncul laporan mengenai maraknya aktivitas PSK di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Perdebatan pun muncul karena status pekerjaan PSK tidak diakui secara legal dalam sistem ketenagakerjaan Indonesia.
Meski begitu, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memberikan pandangan yang mengejutkan dari sisi hukum perpajakan.
Menurut Hotman, pemungutan pajak terhadap PSK secara hukum justru sah.
“Apakah dikenakan pajak untuk PSK? Jawabannya adalah yes. Menurut sistem hukum pajak di mana pun, termasuk di Indonesia, pajak dipungut dari setiap jenis income, baik halal maupun tidak halal,” ujarnya melalui akun Instagram @hotmanparisofficial, Kamis 7 Agustus 2025.
Pernyataan tersebut memicu diskusi hangat di media sosial. Sebagian warganet terkejut, sementara lainnya menyadari bahwa pajak berfokus pada penghasilan tanpa memandang moralitas sumbernya.
“Jadi pajak dipungut dari pendapatan resmi Anda, judi juga dikenakan pajak, PSK juga dikenakan pajak kalau ketahuan,” tambahnya.
Bahkan, Hotman menyentil para pengguna jasa PSK agar lebih berhati-hati. Ia mengingatkan bahwa nama-nama pelanggan bisa saja tercatat dan muncul dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak milik sang PSK.
"Jadi siap-siap aja. Kalau Anda jajan ke PSK, hati-hati nama kamu masuk di SPT cewek itu," pungkasnya.
Sumber: inilahkoran
Artikel Terkait
Jenazah Florencia Lolita Wibisono, Pramugari Korban Kecelakaan ATR di Gunung Bulusaraung, Akhirnya Teridentifikasi
Purbaya Klaim Bisa Perkuat Rupiah dalam 2 Malam, Ini Faktanya
Viral WNI Berhijab Jadi Tentara AS: Syifa di National Guard, Risiko Hilang WNI
Barang Pribadi Pramugari Esther Ditemukan di Lokasi Jatuhnya Pesawat IAT di Gunung Bulusaraung