Bripda MS Minta Maaf: Kronologi Lengkap Penganiayaan Pelajar Tewas di Tual

- Selasa, 24 Februari 2026 | 15:50 WIB
Bripda MS Minta Maaf: Kronologi Lengkap Penganiayaan Pelajar Tewas di Tual

Bripda MS Minta Maaf kepada Keluarga Korban atas Kasus Penganiayaan Pelajar Tewas di Tual

Anggota Brimob Bripda MS, tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan seorang pelajar tewas di Tual, Maluku, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban. Permintaan maaf itu disampaikannya di hadapan sidang Majelis Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Selasa, 24 Februari 2026.

Permohonan Maaf di Sidang KKEP

Dalam sidang tersebut, Bripda MS mengakui kelalaiannya dan menyatakan penyesalan yang mendalam. "Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada orang tua dan keluarga korban," ujarnya. Ia menambahkan, "Saya lalai, saya tidak berpikir panjang dampak yang akan terjadi akibat kelalaian saya."

Bripda MS juga menegaskan bahwa tidak ada niatan dalam dirinya untuk menganiaya, apalagi sampai menghilangkan nyawa korban. "Saya tidak punya niat sekecil apa pun untuk menganiaya, apalagi sampai menghilangkan nyawa korban," tegasnya.

Permintaan Maaf ke Institusi dan Masyarakat

Selain kepada keluarga korban, permintaan maaf juga ditujukan kepada institusi Polri dan Korps Brimob karena tindakannya dianggap telah mencemarkan nama baik institusi. Tidak hanya itu, ia juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kota Tual, khususnya masyarakat Kei, atas perbuatan yang telah menyakiti hati.


Halaman:

Komentar