MULTAQOMEDIA.COM - Warga Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, dihebohkan persetubuhan yang dilakukan NAW terhadap anak tirinya berinisial RA (14).
Warga tidak menyangka NAW tega menggagahi pelajar SMP tersebut di rumah kontrakannya.
Fitri, salah satu tetangga pelaku, mengaku jarang ngobrol dengan NAW.
Baca juga: Berbohong, Vadel Badjideh Minta Maaf saat Sidang Perkara Persetubuhan Anak di Bawah Umur dan Aborsi
"Dia (pelaku) sudah lama tinggal, sejak enam tahunan, ibu korban itu janda dan menikah sama suaminya ini (pelaku)," kata Fitri, Sabtu (16/8/2025).
NAW diketahui punya tiga anak dari pernikahan sebelumnya.
Fitri tidak tahu pekerjaan pelaku pencabulan terhadap anak tirinya tersebut.
Dari informasi warga, pelaku pernah bekerja sebagai kurir, berjualan ikan hingga menjadi anggota PPSU.
"Kalau ngomong sama anaknya, suka kasar," ujar Fitri.
Setahu Fitri, selama ini korban sering datang ke rumah kontrakan pelaku tapi tidak pernah ada gelagat mencurigakan.
Baca juga: Menangis Karena Jadi Korban Pelecehan Lagi, Nadin Amizah: Aku Merasa Tubuhku Sangat Kotor!
Ketua RT setempat, M Jaelani, mengatakan, pelaku ditangkap bukan di rumah kontrakannya itu.
Menurut Jaelani, pelaku dikenal baik dan sering meminjam sepeda motor warga.
"Warga kaget ada kejadian ini," katanya.
Remaja RA diduga digagahi ayah tirinya berinisial NAW di dalam rumah kontrakan di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur Jumat (15/8/2025).
Pelaku ditangkap warga saat berupaya melarikan diri setelah istrinya memergoki video suaminya bersetubuh dengan RA.
Salah satu tetangga bernama Roy Marten (45) menceritakan, pelaku sempat keluar rumah saat istrinya melihat video syur suami dengan anaknya.
Pelaku mengakui pelaku dalam video tersebut adalah dia dan anak tirinya.
Sumber: wartakota
Artikel Terkait
IPW: Polisi Diadang Oknum TNI Saat Gerebek Gudang Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh: Massa Rusak Lambang Garuda dan Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
Gempa NTT Magnitudo 7,7 Tewaskan 38 Orang: Evakuasi Korban Terjebak Reruntuhan Masih Berlangsung
Kericuhan Peringatan 21 Tahun Perdamaian Aceh di Baiturrahman: Massa Lempar Batu, Aparat Balas Gas Air Mata