Ia menambahkan, publik tidak perlu terjebak pada spekulasi. Prasetyo juga mempertanyakan kenapa Sri Mulyani mengajukan diri mundur dari kabinet.
“Pertanyaannya kenapa mundur. Bismillah apa yang menjadi keputusan Bapak Presiden, kita doakan bersama-sama semoga itu menjadi keputusan yang membawa kebaikan bagi kita semua,” kata dia.
Sebelumnya, Sri Mulyani dikabarkan sudah dua kali mengajukan permintaan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Permintaan itu tidak dikabulkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Permintaan terakhir disampaikan di sela-sela sidang kabinet pada Minggu, 30 September 2025, di Hambalang, beberapa jam setelah rumahnya dijarah, sebagaimana terungkap dalam podcast Jelasin Dong Tempodotco.
Meski demikian, setelah penolakan tersebut, Sri Mulyani tetap melaksanakan tugasnya sebagai Menteri Keuangan hingga diumumkannya reshuffle kabinet pada Senin, 8 September 2025.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia