Di sisi lain, Refly mengaku tidak mempermasalahkan ambisi Jokowi yang menginginkan Prabowo-Gibran berkuasa selama dua periode.
"Saya kira semua bapak atau siapa pun selalu ingin mendorong kepentingan pribadinya. Saya kira SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) juga sama, Prabowo juga," kata Refly.
Hanya saja, kata Refly, Gibran sama sekali tidak memiliki kualitas kepemimpinan mumpuni.
"Seandainya saja something happen to Prabowo Subianto, saya tidak bisa membayangkan bangsa ini dipimpin Gibran," kata Refly.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia