Magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu menyebut, reshuffle yang telah dilakukan Prabowo perlahan mengeliminasi orang dekat Jokowi di pemerintahan. Mulai dari Budi Arie Setiadi, Budi Gunawan, hingga Dito Ariotedjo.
Efriza membaca gelagat Jokowi masih ingin memiliki pengaruh di pemerintahan Prabowo. Dengan begitu, kekuasaannya tidak langsung luntur meskipun tak lagi menjadi presiden.
"Sehingga memungkinkan isu akan adanya reshuffle ketiga, maka Jokowi coba memengaruhi Prabowo dengan pandangannya," tutup Efriza.
Kunjungan Jokowi ke rumah Prabowo di Jakarta Selatan pada Sabtu, 4 oktober 2025 dibenarkan Mensesneg Prasetyo Hadi. Keduanya bertemu secara tertutup selama sekitar 2 jam.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI