Magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu menyebut, reshuffle yang telah dilakukan Prabowo perlahan mengeliminasi orang dekat Jokowi di pemerintahan. Mulai dari Budi Arie Setiadi, Budi Gunawan, hingga Dito Ariotedjo.
Efriza membaca gelagat Jokowi masih ingin memiliki pengaruh di pemerintahan Prabowo. Dengan begitu, kekuasaannya tidak langsung luntur meskipun tak lagi menjadi presiden.
"Sehingga memungkinkan isu akan adanya reshuffle ketiga, maka Jokowi coba memengaruhi Prabowo dengan pandangannya," tutup Efriza.
Kunjungan Jokowi ke rumah Prabowo di Jakarta Selatan pada Sabtu, 4 oktober 2025 dibenarkan Mensesneg Prasetyo Hadi. Keduanya bertemu secara tertutup selama sekitar 2 jam.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia