MULTAQOMEDIA.COM -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan bantahan keras terkait beredarnya tangkapan layar (screenshot) percakapan di grup WhatsApp internal yang mengatasnamakan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.
Pesan palsu yang beredar itu mengklaim bahwa Hasto menginstruksikan pengurus partai untuk mendorong pihak luar agar menolak pemberian gelar pahlawan kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli, dengan tegas membantah kebenaran tangkapan layar tersebut. Ia menegaskan bahwa pesan tersebut adalah hoaks atau tidak benar.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia