"Nanti saya atasi ya, kita ini dulu mau aspal jalan-jalannya dulu ya, bareng-bareng sama inflasi jadi," jawab Gibran dengan nada bicara yang datar.
Respons yang berfokus pada proyek infrastruktur jalan, alih-alih langsung menanggapi persoalan mendesak harga energi ini, memicu gelombang komentar dari warganet.
Reaksi Netizen dan Pro Kontra yang Muncul
Video viral Gibran dan warga Papua itu memicu perdebatan panjang di media sosial. Banyak netizen menyayangkan respons Gibran yang dinilai kurang menunjukkan empati dan terkesan mengalihkan pembicaraan.
Bagi sebagian netizen, jawaban Gibran dianggap tidak menyentuh akar masalah urgensi warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan energi dasar dengan harga yang hampir tiga kali lipat dari harga di Pulau Jawa.
Diskusi online pun berkembang membahas efektivitas kebijakan "BBM Satu Harga" di tanah Papua dan komitmen pemerintah dalam menyelesaikan kesenjangan harga antar daerah.
Hingga kini, video tersebut terus dibagikan dan menjadi bahan perbincangan mengenai gaya komunikasi dan respons pejabat negara terhadap keluhan masyarakat langsung di lapangan.
Artikel Terkait
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya
Buni Yani Kritik KPK: Fokus ke Kasus Fadia Arafiq, Abaikan Dugaan ke Keluarga Jokowi?
Jokowi dan Langkah Politik Menuju 2029: Analisis Pakar Soal Pengaruh dan Dukungan ke PSI