Rocky Gerung Kritik Pendidikan: 'Tut Wuri Malsuin Ijazah' hingga Anggaran yang Dialihkan
Pengamat politik Rocky Gerung melontarkan sejumlah kritik tajam terkait kondisi pendidikan dan pemerintahan dalam forum Public Lecture Series 002 yang digelar Pandu Negeri di Yogyakarta, Senin (16 Februari 2026).
Satir Anggaran Pendidikan dan Dana Desa
Mengawali paparannya, Rocky Gerung menyindir realisasi anggaran pendidikan. Ia menegaskan bahwa alokasi 20 persen APBN untuk pendidikan kerap tidak tepat sasaran.
"Normanya adalah 20 persen untuk pendidikan. Faktanya? Diambil untuk Dana Desa. Dana Desa pindah jadi Makan Bergizi Gratis (MBG). MBG berubah jadi kaus. Kaus pindah ke UNICEF sebagai laporan stunting. It is a crime! Itu pelanggaran hak,” tegas Rocky Gerung.
Sindiran untuk Pemerintahan Prabowo dan Feodalisme
Rocky juga menyoroti situasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan metafora yang kuat. Ia mengibaratkan Prabowo sedang terendam warisan masalah hingga sedagu.
Lebih lanjut, Rocky membandingkan sistem pendidikan Indonesia dengan Prancis. Menurutnya, Indonesia masih terjebak dalam budaya feodal.
Artikel Terkait
5 Tanda Keretakan Hubungan Jokowi dan Prabowo Menurut Ray Rangkuti
Rocky Gerung: Ancaman Politik Pragmatis terhadap Tradisi Intelektual Kritis Yogyakarta
Rocky Gerung Bocarkan Strategi Serang Balik Jokowi yang Ditolak Prabowo di Pilpres 2019
Pilpres 2029: Prabowo Subianto Diprediksi Perkasa, Lawan Hanya Menabung Popularitas