Fenomena "Tembok Ratapan Solo" di Google Maps: Analisis Citra Politik Jokowi
Alamat rumah pribadi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo mengalami perubahan nama yang viral di Google Maps. Lokasi di Jalan Kutai Utara No. 1 tersebut kini muncul dengan label "Tembok Ratapan Solo", sebuah fenomena yang ditafsirkan sebagai perkembangan citra politik yang semakin negatif.
Tanggapan Pengamat: Ekspresi Publik di Ruang Digital
Pengamat dari Citra Institute, Efriza, menilai perubahan nama ini sebagai pertanda bahwa Jokowi semakin tidak disukai oleh masyarakat. Menurutnya, fenomena ini merefleksikan ekspresi publik terhadap kondisi politik yang sedang berlangsung.
"Penamaan kediaman Pak Jokowi sebagai Tembok Ratapan Solo di Google Maps menunjukkan tentang ekspresi ruang digital yang diselaraskan dengan ekspresi publik atas kondisi politik," ujar Efriza dalam keterangannya.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019