Pengamat Nilai Jokowi Enggan Akui Dosa Sejarah Revisi UU KPK 2019
Pengamat dari Citra Institute, Efriza, memberikan penilaian tajam terhadap sikap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi dinilai enggan mengakui kesalahan atau 'dosa sejarah' yang dilakukan saat memimpin proses revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) pada tahun 2019 lalu.
Dukungan Jokowi untuk Revisi Ulang UU KPK
Sikap Jokowi yang kini mendukung revisi kembali UU KPK dinilai kontradiktif. Pasalnya, revisi yang dianggap melemahkan KPK justru dilakukan oleh pemerintahan yang dia pimpin sendiri pada 2019. Efriza melihat hal ini sebagai indikasi karakter Jokowi yang bertindak seolah tidak memiliki kesalahan dalam proses revisi tersebut, padahal sebagai Presiden ke-7 RI, dirinya memiliki kewenangan dan tanggung jawab penuh.
Artikel Terkait
Partai Prima Tantang NasDem: Usulkan Parliamentary Threshold Naik 10% untuk Pemilu
Usulan PT 7% Dinilai Langgar Konstitusi: Bahaya bagi Demokrasi Indonesia
Gibran Rakabuming Raka vs Prabowo 2029: Peluang, Tantangan, dan Peran Kunci PSI
KSPI Tuding Perusahaan Pakai Modus Dirumahkan via WhatsApp untuk Hindari THR, Mie Sedaap Gresik Jadi Sorotan