Pengamat Nilai Jokowi Enggan Akui Dosa Sejarah Revisi UU KPK 2019
Pengamat dari Citra Institute, Efriza, memberikan penilaian tajam terhadap sikap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi dinilai enggan mengakui kesalahan atau 'dosa sejarah' yang dilakukan saat memimpin proses revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) pada tahun 2019 lalu.
Dukungan Jokowi untuk Revisi Ulang UU KPK
Sikap Jokowi yang kini mendukung revisi kembali UU KPK dinilai kontradiktif. Pasalnya, revisi yang dianggap melemahkan KPK justru dilakukan oleh pemerintahan yang dia pimpin sendiri pada 2019. Efriza melihat hal ini sebagai indikasi karakter Jokowi yang bertindak seolah tidak memiliki kesalahan dalam proses revisi tersebut, padahal sebagai Presiden ke-7 RI, dirinya memiliki kewenangan dan tanggung jawab penuh.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia