Pengamat itu menilai sudah saatnya polemik ijazah Jokowi ini diakhiri. "Bukankah saat ini sudah ada pihak-pihak yang menjalani proses hukum dan ada juga yang menempuh mediasi melalui restorative justice," tegas Adi Prayitno.
Respons Jokowi dan Tudingan Terbaru
Presiden Joko Widodo sendiri memilih untuk tidak berspekulasi menanggapi isu yang beredar. "Saya tidak mau berspekulasi dan saya juga tidak mau menuduh siapapun. Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya," kata Jokowi di Solo, Jumat, 3 April 2026.
Isu dugaan ijazah palsu kembali mencuat setelah beredar video di media sosial yang menyebut sejumlah tokoh seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rizieq Shihab, dan Puan Maharani. Namun, tudingan tersebut telah dibantah oleh pihak-pihak terkait dan kebenarannya belum terbukti.
Polemik ijazah Presiden Jokowi ini terus bergulir di ruang publik tanpa kejelasan kapan akan berakhir, menyita perhatian di tengah berbagai tantangan nasional lainnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia