Prestasi Pemerintahan Prabowo yang Disorot
Di sisi lain, Suhadi memaparkan sederet prestasi pemerintahan Prabowo yang dianggap luput dari para pengkritik:
- Reformasi Hukum: Kenaikan gaji hakim hingga 280% sebagai langkah pembersihan dan penguatan aparat penegak hukum.
- Stabilitas Logistik: Keberhasilan menjaga arus mudik dan harga kebutuhan pokok stabil selama Lebaran.
- Ketahanan Energi: Kemampuan menahan harga BBM agar tidak melonjak di tengah perang global yang mendorong harga minyak dunia naik.
“Di mana letak kesalahan Presiden? Harga BBM stabil, bahan pokok terjaga. Ini keberhasilan nyata,” sindir Suhadi.
Peringatan Konsekuensi Hukum Serius
Lebih jauh, Suhadi memperingatkan bahwa ajakan menurunkan pemerintahan yang sah di tengah jalan memiliki konsekuensi hukum yang sangat serius.
“Ajakan menurunkan Prabowo-Gibran secara hukum dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan makar. Itu merongrong pemerintah yang sah dan tergolong penghasutan. Ruang publik tidak boleh diisi narasi yang mengarah pada tindakan inkonstitusional,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia