Anggaran BGN Disorot: Pembelian Motor Rp42 Juta/Unit dan Kaos Kaki Rp100 Ribu/Pasang Dinilai Tidak Wajar
Penggunaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari. Politisi Fraksi Partai Demokrat ini menilai alokasi dana BGN tidak fokus pada substansi pemenuhan gizi.
Rincian Pengadaan Barang Mewah BGN
Lucy Kurniasari mengungkapkan, BGN mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 21.801 unit sepeda motor dengan harga mencapai Rp42 juta per unit. Selain itu, BGN juga menganggarkan dana sekitar Rp6,9 miliar untuk pembelian 17.000 pasang kaos kaki, dengan harga per pasang sekitar Rp100 ribu.
Menurut Lucy, harga-harga tersebut terlihat tidak wajar dan menimbulkan pertanyaan besar mengenai nilai riil serta urgensi pengadaan barang-barang tersebut dalam mendukung program gizi nasional.
Indikasi Penghamburan Anggaran di Tengah Efisiensi
Lucy menegaskan bahwa penggunaan anggaran untuk selain menu makanan mengindikasikan adanya upaya penghamburan anggaran negara. Hal ini dinilai kontradiktif dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan di berbagai kementerian dan lembaga negara lainnya.
"Di tengah kebijakan efisiensi, BGN justru mengalokasikan dana untuk hal yang bukan prioritas. Terlebih, sebagian anggaran BGN berasal dari realokasi kementerian lain," ujar Lucy kepada wartawan, Selasa 14 April 2026.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia