"Jika disampaikan dalam forum akademik sebagai bagian dari analisis konflik, maka itu masuk dalam ranah kebebasan berpendapat dan kajian ilmiah, bukan tindak pidana," tegasnya.
Peringatan atas Potensi Salah Tafsir dari Video Viral
Felix juga menyoroti bahaya dari potongan video yang beredar di media sosial. Ia menyatakan bahwa konten yang tidak menyajikan konteks secara utuh berpotensi besar menimbulkan salah tafsir dan provokasi di masyarakat.
Lebih lanjut, ia menilai pernyataan Jusuf Kalla justru mencerminkan pengalaman dan kebijaksanaan seorang tokoh nasional yang lama berkontribusi bagi perdamaian dan persatuan Indonesia.
Ajakan untuk Dialog Konstruktif
Mengakhiri pernyataannya, Felix Martuah Purba mengajak semua pihak untuk menyikapi persoalan ini dengan bijak, objektif, dan tidak tergesa-gesa.
"Kami mengajak semua pihak untuk menyikapi pernyataan tersebut secara bijak, objektif, dan tidak tergesa-gesa, serta tetap mengedepankan dialog yang sehat dan konstruktif," pungkasnya.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Yes, MBG No
Rocky Gerung Sebut Chatib Basri Solusi di Tengah Krisis Rupiah dan Isu Mundur Menkeu Purbaya
Prabowo Tindak Tegas Korupsi BGN: Bukti Komitmen Bersihkan Program Makan Bergizi Gratis
Sinyal 98 Jilid 2 Menguat, Noel Desak Prabowo Segera Rangkul PDIP dan Habib Rizieq