Pemicu Kekesalan Jusuf Kalla
Efriza menuturkan, salah satu sikap Gibran yang memicu kemarahan JK adalah terkait dengan wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Gibran sebelumnya telah meminta maaf kepada JK karena usulan menaikkan BBM ternyata tidak sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam konteks budaya politik Indonesia, Efriza menilai respons Gibran terhadap pernyataan JK kurang bijaksana. Seharusnya, sebagai bentuk penghormatan kepada mantan wakil presiden dua periode, Gibran dapat melakukan pendekatan diskusi tertutup terlebih dahulu sebelum menyampaikan pernyataan publik.
Analisis ini menyoroti dinamika politik internal dan pentingnya komunikasi yang santun antar elite, terutama antara petinggi negara saat ini dengan mantan pemimpin senior.
Artikel Terkait
Jauhkan Teddy dari Istana saat Weekdays: Amien Rais Minta Seskab Fokus Tugas Negara
Reshuffle Kabinet Merah Putih: Langkah Strategis Prabowo Perkuat Kinerja dan Efektivitas Pemerintahan
Mahfud MD Beri Nilai 5 untuk Kinerja Pemerintahan: Hukum dan Demokrasi Indonesia Dinilai Kritis
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Yes, MBG No