Pemicu Kekesalan Jusuf Kalla
Efriza menuturkan, salah satu sikap Gibran yang memicu kemarahan JK adalah terkait dengan wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Gibran sebelumnya telah meminta maaf kepada JK karena usulan menaikkan BBM ternyata tidak sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam konteks budaya politik Indonesia, Efriza menilai respons Gibran terhadap pernyataan JK kurang bijaksana. Seharusnya, sebagai bentuk penghormatan kepada mantan wakil presiden dua periode, Gibran dapat melakukan pendekatan diskusi tertutup terlebih dahulu sebelum menyampaikan pernyataan publik.
Analisis ini menyoroti dinamika politik internal dan pentingnya komunikasi yang santun antar elite, terutama antara petinggi negara saat ini dengan mantan pemimpin senior.
Artikel Terkait
Kasus Eks Jampidsus: Kepercayaan Publik Terhadap Kejaksaan Agung Kian Terkikis
Kekayaan Kepala BGN Sudaryono Melonjak Rp22,53 Miliar dalam Setahun, Ini Rincian Asetnya
Mundur dari BGN tapi Bertahan di Pertamina: Kontroversi Nanik S. Deyang Dinilai Tidak Konsisten
Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Tetap Jabat Komisaris Pertamina Tuai Pro Kontra