Sebelumnya, JK menyinggung hubungan baiknya dengan Jokowi dan perannya dalam membawa Jokowi ke Jakarta. "Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta," kata JK.
JK juga mengklaim memiliki sumbangsih besar dalam memenangkan Jokowi pada Pilkada DKI Jakarta 2012. "Saya yang bantu Jokowi. Tanya sama beliau. Kasih lihat foto ini. Itu masih pakai baju kotak-kotaknya. Janganlah macam-macam begitu," ucap JK.
Kegeraman JK dan Pengungkitan Peran
JK merasa geram dengan berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya, termasuk terkait permintaannya agar Jokowi menunjukkan ijazah asli. Dengan nada tinggi, JK mengingatkan kembali peran vitalnya dalam karier politik Jokowi.
"Kasih tahu semua itu termul-termul itu. Jokowi jadi Presiden karena saya. Setuju? Setuju. Tanpa Gubernur mana bisa jadi Presiden," ucap JK dalam konferensi pers di kediamannya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Lebih lanjut, JK mengungkit bagaimana ia turun tangan meyakinkan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk mencalonkan Jokowi sebagai Gubernur DKI. Menurutnya, Megawati awalnya menolak. "Ibu Mega bilang 'Jangan, Pak Jusuf dampingi'. Saya tidak mau teken kalau bukan Pak Jusuf Wakil-nya. Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak ada pengalaman," kenang JK tentang pertemuan menjelang Pilgub DKI 2012.
Artikel Terkait
PDIP Sebut Jokowi Sering Berkhianat: Tanggapan atas Klaim JK dan Daftar Pendukung yang Dilukai
Analisis Lengkap: Penyebab Jusuf Kalla Kesal pada Gibran & Serangan Buzzer Termul
JK Emosional Bicara Kasus Ijazah Jokowi: Klarifikasi dan Dugaan Kartu Rahasia
Kenaikan Harga BBM Bahlil Lahadalia: Dampak, Protes, dan Rekam Jejak Kontroversial