Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi adalah lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) tahun 1995. Karier militernya banyak dihabiskan di pasukan elit:
- Memulai karier sebagai Danton di Batalyon 13 Grup 1/Kopassus (1997).
- Pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon 13 dan Komandan Grup 1 Kopassus.
- Juga pernah bertugas di Paspampres sebagai Wakil dan Komandan Grup A.
- Sebelum memimpin Kopassus, ia adalah Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil (2022-2023).
- Dilantik menjadi Danjen Kopassus pada 8 Maret 2024 dan kemudian menjadi Pangkopassus dengan pangkat Letnan Jenderal pada 2025.
Klarifikasi dan Status Kabar
Hingga berita ini ditulis, informasi viral dari Threads tersebut belum dapat dikonfirmasi kebenarannya. Tim redaksi belum berhasil mendapatkan keterangan resmi dari pihak Pangkopassus Letjen Djon Afriandi maupun dari Istana mengenai kebenaran insiden ini.
Identitas ajudan Presiden yang disebut-sebut juga masih belum jelas. Unggahan di media sosial menyebutkan bahwa kejadian ini hanya diketahui oleh kalangan terbatas di ring 1 Istana dan perwira tinggi TNI.
Publik pun ramai membicarakan kabar ini, seperti terlihat dalam cuitan di Twitter yang mengaitkan kejadian tersebut. Namun, penting untuk menyikapi informasi ini dengan hati-hati sambil menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Kesimpulan: Kabar Pangkopassus Letjen Djon Afriandi menampar ajudan Presiden adalah informasi yang sedang viral namun masih berupa rumor dan belum terbukti. Masyarakat dihimbau untuk tidak terburu-buru menyimpulkan dan menunggu keterangan resmi.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019