Kinerja Bahlil Lahadalia Disoroti: Kebijakan ESDM Dinilai Picu Kontroversi
Multaqomedia.com - Figur Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjadi sorotan utama dalam awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah keputusan yang dikeluarkannya dinilai memantik berbagai kontroversi publik.
Direktur Eksekutif Ethical, Hasyibulloh Mulyawan, mengkritik beberapa kebijakan Bahlil yang dianggap berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat. Dua kebijakan yang paling disoroti adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji non-subsidi, yang dampaknya langsung terasa di lapangan.
"Hal ini bisa menurunkan kepercayaan publik kepada pemerintah," tegas Hasyibulloh dalam pernyataannya kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa 21 April 2026.
Konsistensi Kebijakan vs Pernyataan yang Dipertanyakan
Hasyibulloh menekankan bahwa kepercayaan publik sangat bergantung pada konsistensi antara ucapan dan tindakan nyata para pejabat. Sayangnya, dalam pengamatannya, terdapat kesenjangan antara pernyataan dengan kebijakan yang diterapkan oleh Menteri Bahlil.
"Ini tidak konsisten dan terkesan menterinya 'tricky' terhadap rakyatnya sendiri," tuturnya.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019