Masalah Transparansi dalam Kenaikan Harga Energi
Aspek lain yang dikritik adalah kurangnya transparansi dalam pengumuman kenaikan harga BBM dan elpiji non-subsidi. Menurut analisisnya, kebijakan vital yang berdampak luas ini seolah diambil secara diam-diam.
"Kebijakan publik di sektor energi diambil secara diam-diam, padahal dampaknya besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat," jelas Hasyibulloh.
Dampak Langsung ke Masyarakat Menengah dan Bawah
Ia menambahkan bahwa dampak dari kebijakan kenaikan harga energi ini akan paling berat dirasakan oleh kelompok masyarakat menengah ke bawah. Kelompok inilah yang paling rentan terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok seperti BBM dan gas.
"Khususnya bagi kelas menengah dan masyarakat bawah yang menerima imbas paling besar," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia