Masalah Transparansi dalam Kenaikan Harga Energi
Aspek lain yang dikritik adalah kurangnya transparansi dalam pengumuman kenaikan harga BBM dan elpiji non-subsidi. Menurut analisisnya, kebijakan vital yang berdampak luas ini seolah diambil secara diam-diam.
"Kebijakan publik di sektor energi diambil secara diam-diam, padahal dampaknya besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat," jelas Hasyibulloh.
Dampak Langsung ke Masyarakat Menengah dan Bawah
Ia menambahkan bahwa dampak dari kebijakan kenaikan harga energi ini akan paling berat dirasakan oleh kelompok masyarakat menengah ke bawah. Kelompok inilah yang paling rentan terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok seperti BBM dan gas.
"Khususnya bagi kelas menengah dan masyarakat bawah yang menerima imbas paling besar," pungkasnya.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019