Mahfud MD Bela Saiful Mujani: Tuduhan Makar Itu Mengada-ada
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, memberikan pembelaan tegas terhadap Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah, Saiful Mujani. Pembelaan ini muncul menyusul laporan polisi yang menjerat Saiful Mujani dengan tuduhan makar untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pernyataannya di kanal YouTube resminya, Rabu (22 April 2026), Mahfud menilai tuduhan tersebut tidak berdasar. "Menurut saya tuduhan makar itu mengada-ada ke Saiful. Lagian sejak awal pemerintahan, statement seperti Pak Saiful banyak kok. Misal dulu (1998), ada yang minta Habibie turun, nggak diapa-apain," ujar Mahfud MD.
Pernyataan Kritik di Era Presiden Sebelumnya
Mahfud menguatkan argumennya dengan menyebut bahwa ungkapan serupa meminta presiden turun juga kerap dilontarkan oleh berbagai aktivis dan tokoh di era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Joko Widodo (Jokowi). Hal ini, menurutnya, adalah bagian dari dinamika kebebasan berpendapat.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia