MULTAQOMEDIA.COM - Sentimen publik terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, semakin memburuk seiring krisis minyak global yang dipicu konflik di Iran.
Perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran membuat pasokan minyak dunia tersendat. Kondisi ini diperparah oleh kinerja Menteri Bahlil yang dinilai kurang memuaskan oleh publik.
"Sejak konflik AS-Israel dan Iran, sentimen publik terhadap Bahlil menjadi negatif. Ini semua juga karena kinerja Bahlil yang tidak memuaskan," ujar Pengamat Citra Institute, Efriza, kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 26 April 2026.
Artikel Terkait
Ray Rangkuti Sindir Reshuffle Kelima Prabowo: Hanya Putar Posisi, Minim Figur Baru
Anggaran Pakaian Dinas Pemprov Sumsel Rp3 Miliar Disorot, Gubernur Herman Deru Buka Suara
Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman: Konflik Timur Tengah 2 Bulan Tak Ganggu Pasokan Energi Indonesia
Harta Kekayaan Hasan Nasbi Tembus Rp40,43 Miliar, Ini Rincian LHKPN Terbarunya