MULTAQOMEDIA.COM - Sentimen publik terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, semakin memburuk seiring krisis minyak global yang dipicu konflik di Iran.
Perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran membuat pasokan minyak dunia tersendat. Kondisi ini diperparah oleh kinerja Menteri Bahlil yang dinilai kurang memuaskan oleh publik.
"Sejak konflik AS-Israel dan Iran, sentimen publik terhadap Bahlil menjadi negatif. Ini semua juga karena kinerja Bahlil yang tidak memuaskan," ujar Pengamat Citra Institute, Efriza, kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 26 April 2026.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia