Sentimen Publik Negatif ke Bahlil Meningkat, Prabowo Turun Langsung Atasi Krisis Minyak Akibat Konflik Iran

- Minggu, 26 April 2026 | 13:25 WIB
Sentimen Publik Negatif ke Bahlil Meningkat, Prabowo Turun Langsung Atasi Krisis Minyak Akibat Konflik Iran


Efriza menyoroti langkah terbaru Presiden Prabowo yang memilih turun langsung melakukan diplomasi dengan Jepang hingga Rusia untuk mengamankan stok minyak dan gas nasional. Langkah ini dinilai sebagai indikasi menurunnya kepercayaan Presiden terhadap Bahlil.





"Jadi serba salah menempatkan Bahlil. Presidennya cenderung ragu, opini publik sentimennya negatif. Masa pemerintah membiarkan citranya berpolemik, padahal negosiasi soal sektor energi dan investasi amat dibutuhkan saat ini dan harus berhasil," kritiknya.





Di sisi lain, Efriza menilai Presiden Prabowo sengaja turun langsung sebagai strategi geopolitik untuk menghindari polemik karena Bahlil dinilai tidak dapat diandalkan.





"Lalu untuk apa dipertahankan? Sebaiknya (Bahlil) di-reshuffle. Artinya, dipercaya atau tidaknya Bahlil untuk urusan kerja sama energi cenderung akan berpolemik," tutup Efriza.


Halaman:

Komentar