Kenaikan Harga Minyakita Diprediksi Tekan Daya Beli dan Perlambat Ekonomi

- Minggu, 26 April 2026 | 23:50 WIB
Kenaikan Harga Minyakita Diprediksi Tekan Daya Beli dan Perlambat Ekonomi


"AKIBAT SALAH KELOLA NEGARA MIRIS SAWIT MELIMPAH MALAH HARGA MINYAK GORENG NAIK ' SALAM AKAL SEHAT," tulis akun @ismaiiil.marzukii.


"Minyak sawit kita berlimpah ruah, setiap daerah punya perkebunan sawit, kenapa bisa harga mahal? Karena pemerintah kita memperkaya diri, gak mikirin rakyat," timpal akun @emanmangu.


"Minyak sawit milik kita, kok harganya malah tidak bisa dipertahankan," tegas akun @papiindra1980.


Kenaikan harga Minyakita diprediksi akan berdampak luas pada kondisi ekonomi masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah. Tekanan harga ini dinilai mampu menekan daya beli dan memicu perlambatan di sektor konsumsi lainnya.


Ketika masyarakat kelas menengah mulai menahan belanja di luar kebutuhan pokok, perputaran ekonomi berpotensi melambat. Hal ini pada akhirnya dapat mempengaruhi penerimaan negara, termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


Halaman:

Komentar