MULTAQOMEDIA.COM - Gerakan Muda (Gema) Nasional mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas berupa pencopotan dan pemecatan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin. Tuntutan ini muncul setelah serangkaian insiden fatal yang melanda layanan kereta api nasional.
Tragedi tabrakan antara KA Argo Bromo dengan KRL di Bekasi Timur yang menewaskan 15 orang, serta gangguan operasional di Bintaro yang memicu kepanikan penumpang, menjadi pemicu utama desakan ini. Gema Nasional menilai insiden beruntun ini menunjukkan kegagalan sistemik dalam manajemen keselamatan transportasi publik.
"Rentetan gangguan operasional yang terjadi dalam waktu berdekatan mulai dari insiden di Bekasi hingga gangguan serius di Bintaro adalah bukti nyata kegagalan total dalam kepemimpinan dan manajemen krisis," tegas Ketua Umum Gema Nasional, Eko Saputra, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
"Ini bukan lagi persoalan teknis, melainkan krisis sistemik yang dibiarkan tanpa solusi konkret," tambahnya.
Artikel Terkait
Fahri Hamzah: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden Sejak 25 Tahun Lalu, Kini Siap Bawa Indonesia Jadi Superpower
Sri Bintang Pamungkas Sebut Amien Rais Terlambat Bongkar Isu Orientasi Seksual Teddy Indra Wijaya, Para Jenderal TNI Sudah Lama Tahu
Amien Rais Kritik IKN: Tanah Gembur hingga Target Mission Impossible Prabowo
Ade Armando Mundur dari PSI demi Selamatkan Partai dari Polemik dengan Jusuf Kalla