Idrus mengklaim bahwa isu ini sebenarnya sudah diketahui banyak pihak, namun tidak ada yang berani menyampaikannya secara terbuka. Keberanian Amien Rais untuk mengungkapkan hal ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan.
"Sebagian besar kita sudah tahu, cuma enggak berani ngomong. Makanya ketika Pak Amien ngomong, banyak yang kemudian menyambut," tuturnya.
Tujuan utama Amien Rais menyampaikan pernyataan ini adalah agar Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh di lingkungan pemerintahannya. Idrus menambahkan bahwa Presiden Prabowo perlu mendengar langsung suara rakyat tanpa adanya penyaringan informasi dari staf atau pejabat di sekitarnya.
"Prabowo harus mau mendengar suara rakyat yang selama ini banyak tersumbat, gak sampai, disortir gitu loh, ABS (Asal Bapak Senang) aja ini," katanya.
Idrus menegaskan bahwa Amien Rais siap menghadapi konsekuensi atas ucapannya, baik dari segi hukum maupun agama. Sikap ini menunjukkan keseriusan Amien Rais dalam menyuarakan apa yang dianggapnya sebagai kebenaran.
"Pak Amien siap menanggung risiko atas apa yang diucapkan, baik secara hukum atau juga termasuk dari sisi agama," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia