"Saya sebagai orang awam bicara foto saja. Foto adalah dokumen yang tidak bisa diubah setelah dirilis ke publik," ujar Refly dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa foto yang beredar tersebut sangat berbeda dengan penampilan Jokowi yang selama ini diketahui publik.
Refly juga mengaku sependapat dengan mantan Wakapolri, Oegroseno, yang sebelumnya telah menyampaikan keraguan serupa mengenai keaslian foto di ijazah tersebut. "Mana pernah kita melihat Pak Jokowi berkumis, berkacamata, rambut tebal," kata Refly menambahkan.
Pernyataan Refly Harun ini sontak memicu kembali perdebatan sengit di kalangan netizen dan masyarakat. Isu mengenai keabsahan ijazah Jokowi memang bukanlah hal baru, namun pernyataan dari figur publik seperti Refly Harun membuat topik ini kembali menjadi sorotan utama. Hingga berita ini diturunkan, polemik mengenai foto ijazah Jokowi masih terus menjadi perbincangan hangat dan menuai beragam reaksi dari berbagai kalangan.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia