Mantan Ketua MPR itu juga menilai wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Presiden Prabowo maupun Wapres Gibran hampir mustahil secara hukum tata negara dan konstelasi parlemen saat ini. Meskipun ia memahami adanya kejengkelan publik terhadap Gibran, aturan konstitusi harus tetap dihormati.
"Semarah apa pun kita pada Gibran, dengan konstelasi pimpinan DPR-MPR yang sekarang ini, melakukan impeachment terhadap Gibran itu amat sangat sulit," tegas Amien Rais.
Amien mengingatkan agar energi bangsa tidak habis untuk guncangan politik pusat dan meminta Presiden Prabowo diberikan fair chance untuk merealisasikan program-programnya.
Namun di sisi lain, munculnya poster Gibran bernada kampanye dini ini memicu kecurigaan adanya pihak tertentu yang sengaja ingin memanaskan situasi pasca-demo demi menggeser fokus kepemimpinan saat ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana Wakil Presiden maupun kelompok relawan Gibran mengenai siapa aktor di balik pembuatan dan penyebaran poster "Mas Gibran Presiden" yang memanfaatkan momentum tensi politik yang sedang memanas tersebut.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia