"Sahabat-sahabat semuanya, hidup mahasiswa! Hidup rakyat Indonesia! Buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota," pekik orator dari atas mobil komando, disambut teriakan dukungan dari massa yang hadir.
Dalam orasinya, mahasiswa PMII secara tegas menolak kebijakan rezim Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka menilai sejumlah kebijakan yang dikeluarkan dinilai bobrok dan tidak berpihak pada rakyat kecil.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di Jalan Raya Gatot Subroto terpantau padat merayap. Aparat kepolisian tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif.
Sebelum kedatangan PMII, ratusan massa dari Dewan Pengurus Nasional (DPN) Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) lebih dulu menggelar aksi bertajuk "1.000 Caping". Massa PMII kemudian berorasi di sebelah barisan massa KNARA, memperkuat gelombang protes yang terjadi di depan gedung DPR.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia