Meski demikian, Prasetyo memberikan catatan kritis terkait wacana Prabowo-Gibran dua periode yang mulai mencuat. Ia menilai isu tersebut belum mendesak untuk dibahas saat ini. Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama pemerintah hari ini adalah menyukseskan seluruh program dan kerja-kerja kenegaraan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Belum lah, belum (Prabowo-Gibran dua periode). Kita kalau mewakili pemerintah, mewakili Pak Presiden, yang penting fokus bekerja dulu. Kita belum berpikir mengenai hal itu," tegas Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) ini.
Prasetyo menambahkan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan oleh kabinet pemerintahan saat ini. "Misalnya masalah ketenagakerjaan masih banyak. Kemudian masalah teman-teman guru juga masih banyak yang harus kita tata. Masalah ASN harus kita tata, masalah industrialisasi hilirisasi masih banyak yang harus kita selesaikan. Kita fokus itu dulu," demikian Prasetyo.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia