Menurutnya, ritual adat memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Lampung. Namun, dalam perspektif politik, terdapat pertimbangan lain yang tak kalah penting, yaitu nilai simbolik dan daya tarik komunikasi politik.
"Ritual itu bagi orang Lampung sebagai sesuatu yang sangat bermakna, tapi bagi politisi tidak cukup makna. Keunikan dan kemampuan menjadi alat komunikasi politik agar mengundang perhatian publik juga dipertimbangkan. Makanya kenapa memilih Lampung dengan adat demikian," jelasnya.
Nurul Fatta berpandangan bahwa pemilihan Lampung sebagai daerah pertama dalam safari politik Jokowi tidak hanya dapat dilihat sebagai kunjungan biasa. Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi membangun narasi politik melalui simbol-simbol budaya yang memiliki daya tarik di ruang publik.
Artikel Terkait
Safari Politik Jokowi untuk PSI Dinilai Picu Kegaduhan dan Goyang Stabilitas Nasional
Analisis Politik: Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau Dinilai Tak Cukup untuk Tumbangkan Dominasi PDIP
Pengaruh Jokowi di PSI Dinilai Minim: Posisi Dewan Pembina Dinilai Tak Maksimal untuk Mantan Presiden
Jokowi Diserang Warganet Usai Safari Politik demi Gibran dan Kaesang, Targetkan PSI Lolos Pemilu 2029