SIAGA 98 Desak Presiden Prabowo Evaluasi Kebocoran Informasi Pertemuan Strategis
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin, secara resmi meminta Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan informasi di lingkungan pemerintahan. Permintaan ini muncul setelah adanya laporan dari Majalah Tempo yang mengungkap dugaan pertemuan membahas mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Kekhawatiran Terhadap Kebocoran Data Pertemuan Pemerintah
Hasanuddin menegaskan bahwa jika laporan tersebut terbukti benar, fokus utama bukan hanya pada isi pertemuan, melainkan pada bagaimana informasi rahasia bisa bocor ke publik. Menurutnya, hal ini menjadi indikasi serius lemahnya sistem pengamanan di level tertinggi pemerintahan.
"Apabila laporan tersebut benar, maka yang menjadi perhatian utama bukan hanya substansi pembahasan, tetapi juga bagaimana informasi yang seharusnya bersifat terbatas dapat diketahui pihak luar dan kemudian menjadi konsumsi publik," ujar Hasanuddin dalam pernyataan resminya pada Minggu (19/7/2026).
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia