Menurut Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, pernyataan Prabowo tersebut menegaskan bahwa Indonesia telah lama mengalami salah urus dan salah arah. "Artinya, Indonesia salah urus atau salah arah, Prabowo sudah lama tahu," ujar Erizal, dikutip pada Selasa, 21 Juli 2026.
Prabowo bahkan pernah menyampaikan di hadapan publik, tepatnya saat Pemilihan Ketua Umum HIPMI di Lampung, bahwa sejak era 1990-an ia sudah menyadari Indonesia berada di jalur yang keliru. Namun, setelah menduduki kursi Presiden, keterkejutannya semakin menjadi karena kenyataan di lapangan ternyata jauh lebih parah dari yang dibayangkan.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia