Isu mengenai masa jabatan Presiden Prabowo yang hanya dua tahun sebenarnya bukan hal baru. Pada awal 2024 lalu, pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie mengaku mendapat cerita langsung dari Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani. Saat itu, Connie menyebut adanya rencana jika Prabowo menang di Pilpres 2024, ia hanya akan menjabat selama dua tahun sebelum akhirnya digantikan oleh Gibran.
"Saya sempat bertanya, 'Pak Prabowo ini akan jadi presiden berapa lama?' Ini disampaikan oleh Pak Rosan, duta besar kita yang lama di Amerika. Jadi rencananya dua tahun, dan tiga tahun berikutnya diikuti oleh Gibran," kata Connie.
Bantahan Keras Rosan Roeslani: Pernyataan Itu Bukan dari Saya
Menanggapi klaim tersebut, Rosan Roeslani membantah dengan tegas. Ia menegaskan bahwa narasi soal masa jabatan "dua tahun" justru pertama kali dilontarkan oleh Connie sendiri, bukan darinya. Rosan mengaku sempat menegur Connie saat pernyataan itu muncul dalam sebuah diskusi.
"Pernyataan dua tahun itu bukan datang dari saya. Beliau (Connie) yang mengatakan, 'Ini gimana kalau sudah dua tahun, atau kalau tiba-tiba Pak Prabowo, saya ini orang intelijen, bisa saja Pak Prabowo diracun, bisa lebih cepat, itu gimana?' Dia bilang begitu," ujar Rosan dalam konferensi pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan.
"Saya bilang, 'Bu, sudahlah, itu tidak pantas. Kita tidak punya pikiran seperti itu, janganlah'," lanjutnya.
Kesimpulan: Spekulasi atau Fakta?
Hingga saat ini, isu Prabowo mundur dan Gibran naik menggantikannya masih sebatas spekulasi dari sejumlah pihak. Meski demikian, dinamika politik yang terus berkembang membuat publik semakin penasaran dengan kelanjutan kabar ini. Akankah skenario tersebut benar-benar terjadi setelah Agustus 2026? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia