MULTAQOMEDIA.COM - Pengamat politik Rocky Gerung kembali melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa persoalan fundamental dalam pemerintahan tidak akan terselesaikan hanya dengan melakukan perombakan menteri atau reshuffle kabinet. Menurutnya, akar masalah terletak pada kesepakatan politik yang dibangun bersama elite partai politik, yang dinilai lebih mengutamakan bagi-bagi kekuasaan dibanding kepentingan publik.
Rocky Gerung menilai Presiden Prabowo perlu mengambil langkah drastis dan berani untuk membangun arah baru pemerintahan. Ia mendorong agar presiden membatalkan perjanjian politik dengan para elite dan menggantinya dengan kontrak sosial baru bersama rakyat. "Perjanjian dengan elit harus dibatalkan supaya ada perjanjian baru dengan publik. Presiden harus mendengar suara akademisi, jurnalis, hingga kelompok sipil," ujar Rocky dalam kanal YouTube Hendri Satrio Official, dikutip Kamis (6/8/2026).
Momentum evaluasi pemerintahan saat ini dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan langsung antara pemerintah dan masyarakat. Rocky menegaskan bahwa komitmen baru ini sangat penting agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi publik, bukan sekadar akomodasi kepentingan partai politik pendukung pemerintah.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia