Pernyataan ini muncul setelah rilis survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dalam survei tersebut, posisi Gibran berada di urutan keempat dengan elektabilitas yang tipis dari Anies Baswedan. Posisi pertama ditempati oleh Dedi Mulyadi (KDM) dengan raihan 35,0%, disusul Prabowo Subianto di angka 14,5%, dan Anies Baswedan di posisi ketiga dengan 8,2%.
"Gibran dengan Anies perbedaannya tidak besar, sudah tidak sampai 2%," tandasnya.
Survei SMRC ini dilakukan pada periode 5–19 Juli 2026 dengan melibatkan 749 responden di seluruh Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan kombinasi wawancara via telepon (83,8%) dan tatap muka langsung (16,2%). Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa dinamika politik menuju 2029 akan sangat dipengaruhi oleh tren elektabilitas kandidat.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia