Gibran Dinilai Menjadi Perisai Politik Jokowi
Lebih lanjut, Rocky Gerung menilai posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden saat ini belum sepenuhnya memberikan jaminan keamanan politik bagi Jokowi. Menurutnya, posisi tersebut masih rentan menjadi sasaran perdebatan, baik dari sisi konstitusional maupun opini publik yang berkembang di masyarakat.
Oleh karena itu, Rocky melihat keberlanjutan karier politik Gibran hingga mencapai posisi puncak sebagai presiden merupakan kepentingan strategis yang sangat vital bagi Jokowi. Hal ini menjadi alasan utama mengapa berbagai upaya konsolidasi politik terus dilakukan secara masif.
"Satu-satunya yang bisa membuat dia aman kalau Gibran jadi presiden," tegas Rocky Gerung dalam keterangannya.
Konsolidasi Politik untuk Mempertahankan Pengaruh
Atas dasar analisis tersebut, Rocky memandang kubu Jokowi akan terus membangun konsolidasi politik dan menjaga pengaruh elektoralnya di berbagai daerah. Berbagai manuver politik yang dilakukan dinilai sebagai upaya sistematis untuk memastikan posisi serta pengaruh keluarga Jokowi tetap diperhitungkan dalam percaturan politik nasional Indonesia.
Langkah-langkah strategis ini mencakup penguatan jaringan politik di tingkat akar rumput hingga membangun citra positif di mata publik melalui agenda-agenda kunjungan kerja yang dikemas sebagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Artikel Terkait
Jokowi vs Prabowo Makin Renggang? Rocky Gerung: Solo Bangun Pusat Energi Politik Baru
10 Alasan Kuat Kapolri Listyo Sigit Perlu Diganti: Catatan Kritis dari Ray Rangkuti
Podcast Akbar Faizal: Ubedilah Badrun Bongkar Aliran Dana Rp5 Triliun ke Putra Mahkota, Dokumen Sudah Diserahkan ke KPK
Islah Bahrawi Sesali Pernah Mengultuskan Jokowi: Saya Tak Mau Terperosok Jadi Penyembah Berhala