Direktur Parameter Politik Indonesia itu menambahkan, hingga saat ini usulan agar Gibran kembali menjadi cawapres Prabowo di 2029 belum mendapatkan respons yang jelas dari koalisi pemerintahan.
"Dan tentu saja dikalkulasi oleh Pak Jokowi soal kemungkinannya Gibran yang kedua kalinya menjadi calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto, mungkin soal kemungkinannya semakin minim tidak semakin terbuka," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut Jokowi menginstruksikan partainya untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode. Pesan tersebut disampaikan langsung Jokowi saat bertemu di Solo, Kamis (18/6/2026).
"Kepada kami beliau menyampaikan bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia