Jakarta, MULTAQOMEDIA.COM - Sayembara berhadiah untuk membuktikan kepemilikan ijazah SMA atau sederajat milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kini mencapai angka yang luar biasa, yakni menembus Rp2 miliar. Namun, di tengah meningkatnya nominal hadiah tersebut, muncul berbagai pandangan dan klarifikasi penting terkait latar belakang pendidikan orang nomor dua di Indonesia ini.
Pakar hukum tata negara, Denny Indrayana, mengumumkan bahwa total hadiah sayembara tersebut telah mencapai Rp2 miliar. Meski demikian, mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, memberikan perspektif berbeda yang menekankan pada riwayat pendidikan Gibran yang ditempuh di luar negeri.
Klarifikasi Riwayat Pendidikan Gibran
Ade Armando menegaskan bahwa Gibran Rakabuming Raka memang tidak memiliki ijazah SMA dari sekolah di Indonesia. Hal ini dikarenakan pendidikan menengahnya diselesaikan di luar negeri. Pernyataan ini menjadi penting untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat.
"Kita semua harus tahu Gibran memang tidak pernah lulus SMA di Indonesia. Dia tidak punya ijazah SMA karena dia mengikuti proses pendidikan sekolah menengah di luar negeri yang setara dengan SMA di Indonesia," ujar Ade dalam tayangan di akun Instagramnya, dikutip Jumat (21/8/2026).
Jejak Pendidikan Gibran di Luar Negeri
Ade Armando memaparkan secara rinci perjalanan pendidikan Gibran di luar negeri. Gibran tercatat menempuh pendidikan menengahnya di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada periode 2002-2004. Setelah itu, ia melanjutkan studi di UTS Insearch, Sydney, Australia, dari tahun 2004 hingga 2007.
Artikel Terkait
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
AMI Desak Prabowo Evaluasi dan Reshuffle Kabinet Merah Putih: 90 Persen Menteri Gagal?
PSI Kunci Keberlanjutan Dinasti Politik Jokowi di Pemilu 2029: Analisis Pengamat Militer