Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia

- Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia

Perjalanan akademis Gibran berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi di Management Development Institute of Singapore (MDIS) yang bekerja sama dengan University of Bradford. Gibran tercatat menempuh pendidikan di institusi tersebut pada tahun 2007-2010.

Status Kesetaraan Ijazah dan Pengakuan Hukum

Menurut Ade Armando, persoalan utama bukanlah pada ada atau tidaknya ijazah SMA yang diterbitkan oleh sekolah Indonesia. Yang lebih krusial adalah status kesetaraan pendidikan yang telah ditempuh Gibran di luar negeri. Ade menegaskan bahwa pendidikan Gibran telah mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah Indonesia.

"Ya setara, dan itu ditetapkan melalui surat keterangan penyetaraan yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementerian konsisten dengan jawabannya sehingga sebenarnya secara hukum tak ada lagi keraguan tentang jenjang pendidikan sekolah menengah yang pernah diikuti Gibran," jelas Ade.

Sayembara Terus Bergulir

Sementara itu, Denny Indrayana terus mendorong publik untuk menunjukkan dokumen pendidikan yang menjadi sasaran sayembara. Ia mengumumkan bahwa sayembara tersebut kini dikampanyekan secara lebih terbuka karena semakin banyak pihak yang ingin berpartisipasi.

"Hadiah Sayembara Ijazah SMA/Sederajat Gibran tembus Rp 2 Miliar. Sekarang sudah saya kampanyekan lebih terbuka, karena banyak yang ingin partisipasi membantu. Bagi yang ingin ikut menyumbang, silakan japri saya. Nama bisa kami rahasiakan, dana tidak perlu ditransfer, cukup komitmen. Kecuali ijazah SMA/sederajat Gibran memang ditunjukkan," ungkap Denny melalui akun X pribadinya.


Halaman:

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler