Ia menerangkan dari cara Gibran di acara tersebut, tidak mencerminkan seorang pemimpin lantaran dianggap tidak membaur dengan para menteri lainnya.
“Gibran secara mental memang tidak siap memimpin, gesture politiknya terkesan tidak membaur dengan seluruh anggota kabinet,” ucapnya.
Hal ini, lanjut dia, akan beresiko dalam membangun pemerintahan ke depan. Sebab, Gibran seolah tidak memiliki sikap yang ramah terhadap para menteri-menterinya.
“Ini beresiko mengganggu harmoni antar elit di pemerintah, Prabowo sendiri sebagai Presiden menunjukkan sikap sebaliknya, Gibran seharusnya belajar banyak dari Prabowo,” demikian Dedi Kurnia Syah
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia